Kamis, 17 Februari 2011

60 Demonstran Hilang , Diserbu Polisi

Sekitar 60 orang hilang setelah polisi Bahrain menyerang sebuah kamp demonstran, Kamis (17/2/2011). Penyerangan ini menewaskan sedikitnya tiga orang.
Anggota parlemen oposisi Syiah, Ibrahim Mattar, mengatakan, blok Wefaq Syiah akan mundur dari parlemen. "Semua anggotanya akan mengundurkan diri. Keputusan itu telah diambil," tuturnya.
Ketika ditanya mengapa kelompok yang menguasai 17 dari 40 kursi parlemen itu memutuskan untuk mundur, ia menjawab, hal itu karena serangan semalam terhadap kamp demonstran. "Kami merasa ada keputusan untuk melukai rakyat."
Mattar menyatakan, keberadaan sekitar 60 orang yang hilang itu masih belum jelas. Hal ini terjadi beberapa jam setelah polisi memaksa demonstran untuk meninggalkan Lapangan Mutiara, persimpangan jalan yang mereka harapkan bisa berubah menjadi markas demonstrasi seperti lapangan Tahrir di Kairo, Mesir.
"Apakah mereka di penjara atau melarikan diri dan apakah mereka sekarang bersembunyi di rumah, kami tidak tahu," katanya. Ia menambahkan bahwa jumlah itu berdasarkan pada pemberitahuan melalui telepon dari keluarga masing-masing.